Minggu, 26 September 2010

ALE

Diposting oleh missmayssu di Minggu, September 26, 2010

Bentuknya seperti kecambah atau taoge, bedanya Ale mempunyai bentuk kepala yang agak besar berwarna kuning dan badannya panjang. Kulit kepalanya sangat keras. Ale terbentuk dari biji buah Klampis. Pohonnya tinggi dan besar, disepanjang batangnya dipenuhi dengan duri.
Di Kampoengku pohon ini sangat langka, dahulu waktu aku masih kecil di belakang rumah kakekku masih ada pohon Klampis ini, tapi sekarang hanya ada dihutan-hutan atau dipelosok desa.

Ale dari pohon Klampis ini tidak bisa dikonsumsi sebagai sayur, tapi jika tidak ada Ale, ibu-ibu di Kampoengku lebih baik mengurungkan niatnya untuk memasak sayur lodeh atau tumisan, sebab Ale ini sangatlah penting untuk bumbu penyedap masakan tersebut. Rasanya yang khas yang membedakan antara sayur lodeh di Kampoengku dengan daerah lain.

Ada juga Ale yang bisa dikonsumsi sebagai sayur pecel atau urap, yaitu Ale yang berasal dari Lamtoro Gung yang diproses menjadi kecambah dengan menggunakan pasir bengawan Solo. Sayur Ale yang satu ini juga sepertinya hanya ada di Kampoengku dan sekitarnya.

14 komentar:

Erik on 7:55 AM mengatakan...

Wah, sayur yang unik ya dengan bumbu ini. Suatu saat saya pingin mencicipi sayur lodeh yg dibumbui ale.

missmayssu on 7:21 PM mengatakan...

Berarti harus main ke Kampoengku ya..

agusdewi on 10:24 PM mengatakan...

hehehehehe,,iyo yoo,,,, sayur Lodeh,,,,, eeehhhmmmmm,,,,,,yuummmyyyy...

Raini Munti on 3:49 AM mengatakan...

kayak taoge ya bagus buat kesuburan tuh :)

missmayssu on 10:48 PM mengatakan...

@Agus: awas santen
@Raini: betul mbak, tapi kalo untuk kesuburan belum tau deh, semoga ada yang meneliti

anak nelayan on 6:22 PM mengatakan...

iku dudu capar yoo mbak ?

missmayssu on 7:28 PM mengatakan...

Dudu, nek capar bahan dasare soko kedelai.

brambut on 7:38 PM mengatakan...

kalo gak salah capar dari biji klampis namanya ale kemplang mbak yu.

missmayssu on 9:34 AM mengatakan...

Iya benarrr... 'Ale Kemplang'. Tapi dari pada nanti pas nyebut kena kemplang, mending nyebutnya 'Ale' aja. hehe...

mhd on 6:18 AM mengatakan...

assalamualaikum, hai mbak missmayssu saya kebetulan mencari yang namanya pohon klampis tuk obat ortu. tolong dong saya diberitahu gambar dari pohon klampis, sy blm pernah liat pohon tersebut. kl ada gbrnya tolong dong di email ke email sy. trims
achaddi.wna@gmail.com

missmayssu on 8:58 AM mengatakan...

Mas Achaddi, saya terakhir, lihat pohon klampis sudah lama sekali, waktu masih tinggal di rumah kakek. Sekarang daerah itu sudah jadi perumahan padat penduduk. Mungkin nanti kalau pulang kampung saya bisa cari lagi dan saya kirim ke email mas, soalnya pohon ini memang langka. Semoga ibunya cepat sembuh ya mas.

Anonim mengatakan...

Dbalikppan ga ada phon klampis ak tanya malhn orng2 pd ga tau..dlu waktu kecil paling seneng syur santan kasih ale...

Tony Aziz on 11:19 PM mengatakan...

bener nih mbak. ale itu lhoo yg membuat sayur lodeh jadi khas. saya paling suka itu ya mbak sayur lodeh kenthi (labu air) dengan iwak pe dan dikasih ale. aromanya yahutt

eka ary on 11:39 AM mengatakan...

hmm enak bgetz ale it rsa nya khas bgetz?? aq menyukainya , smpe2 q makan mentah gtu za hehe
di daerah laen blm tentu ada,,

 

Rindu Kampoengku Copyright © 2010 Designed by Ipietoon Blogger Template Sponsored by Online Shop Vector by Artshare