Selasa, 09 November 2010

Rahasia Wajah Halus Berseri

Diposting oleh missmayssu di Selasa, November 09, 2010 13 komentar
Awalnya ketika ibu kehabisan kunyit saat memasak ikan, kemudian memintaku mengambil kunyit di kebun belakang rumah. Karena keasyikan mencongkel kunyit dari dalam tanah, tanpa kusadari kunyit-kunyit itu sudah terkumpul satu ember. Akhirnya ibu sekalian menyuruhku untuk mengambil kunyit putih juga. Jadilah ibu membuatkan minuman tradisional yang berkhasiat dan menyegarkan.

Orang-orang biasa menyebutnya Jamu kunyit Asem, tapi bedanya buatan ibuku ini dicampur dengan kunyit putih atau temu mangga.
Karena aku menyukai rasanya, sampai sekarangpun aku tetap mengkonsumsi minuman jamu tersebut. Selain rasanya yang enak, minuman tersebut dapat mencegah rasa sakit pada saat haid. Dan yang membuatku sangat tercengang, kulitku menjadi halus, begitu juga dengan kulit wajah menjadi bersih, halus, berseri, bahkan jerawat yang biasanya suka mampirpun tak ada lagi. Kulit yang berminyak jadi tidak mengkilap, begitupun kulit yang kering jadi terjaga kelembabannya. Khasiat kunyit selain sebagai anti oksidan dan anti bakteri juga berkhasiat sebagai pembersih darah.

Senang rasanya jika aku bisa berbagi rahasia ini kepada teman-teman. Cara membuatnyapun sangat gampang.

Bahan:
1. 250 gr kunyit orange dan kunyit putih dengan perbandingan 1:1
2. 200 gr gula jawa, potong-potong
3. 2 sdm asam jawa
4. 1.5 lt air
5. sedikit garam

Cara membuat:
1. Cuci kunyit, kemudian iris tipis-tipis.
2. Rendam dengan air mendidih, biarkan hingga dingin.
3. Buang air rendaman, kemudian blender dengan air, saring.
4. Rebus dengan sisa air, tambahkan gula jawa, asam, garam hingga mendidih.
5. Angkat, dinginkan, kemudian saring kembali.
6. Endapkan, dan minum bagian yang bening saja.

Minum hangat, atau dingin (disimpan dalam lemari es) juga nikmat.
Minum sehari 2 kali 1 gelas setiap hari selama 1 bulan untuk wajah yang berjerawat, setelah itu 1 minggu 2 kali untuk mempertahankan kebersihan wajah. Pada saat haid bisa diminum 3 hari menjelang, pada saat dan 3 hari sesudah untuk mencegah rasa sakit dan pegal-pegal.

Untuk hasil maksimal, selain minum jamu tersebut,ritual membersihkan wajah secara rutin juga jangan sampai terlewatkan. Banyak minum air putih untuk menjaga kelembaban kulit dan  kesehatan.
Gampang dan murah bukan..

Jumat, 29 Oktober 2010

Mengatasi Rasa Kantuk Di Kantor

Diposting oleh missmayssu di Jumat, Oktober 29, 2010 14 komentar
Aktifitas blogging tak jarang membuat kita lupa waktu, hingga tanpa terasa sudah larut malam bahkan sampai menjelang pagi.
Bagi rekan-rekan pekerja kantor tentu saja ini akan berdampak buruk saat bekerja. Disamping rasa lesu, kehilangan konsentrasi, dan yang tidak bisa dipungkiri tentu saja rasa kantuk yang amat sangat mengganggu.

Rasa kantuk itu sendiri selain karena kurang tidur penyebabnya bermacam-macam, bisa karena terlalu lelah, perut kosong, atau penyakit tertentu yang lebih dikenal dengan Hipersomnia.
Bagaimana jika kita mengalami rasa kantuk yang sangat berat, sementara tugas-tugas kantor masih menumpuk?

Ada beberapa cara sederhana yang mungkin bisa mengurangi atau bahkan menghilangkan rasa kantuk pada saat jam kerja di kantor :

1. Minum kopi hitam yang bisa dipesan di warung mie instan.
Jika anda tidak suka kopi hitam, bisa kopi krimer atau teh manis panas. Pokoknya minum minuman yang mengandung kafein.
Kafein yang terkandung dalam kopi dapat merangsang sistem syaraf pusat dan menstimulasinya sehingga kita mampu berpikir cemerlang, tidak mengantuk dan konsentrasi tetap prima.

2. Hunting ke meja sekitar kita, khususnya meja cewek.
Biasanya cewek-cewek suka stock cemilan-cemilan yang bikin mata melek, seperti keripik singkong bumbu balado, manisan cabe, atau kerupuk seblak khas Bandung yang terkenal pedasnya.

3. Jalan-jalan keliling ruangan kantor cari Office Boy dari lantai yang paling bawah sampai lantai paling atas. Jika di lantai tengah-tengah sudah ketemu, tahan dulu si OB, lanjutkan naik sampai lantai atas kemudian kembali ke bawah temui OB lagi dan minta tolong untuk membeli rujak buah.
Olah raga jalan kaki menyusuri tangga membuat badan jadi bugar dan otak segar kembali. Apalagi ditambah makan rujak buah.

4. Pergi ke toilet, basuh tangan, kaki, dan wajah sambil membelalakkan mata agar air masuk ke mata (cuci mata dalam arti yang sesungguhnya), sampai merasa benar-benar fresh, tetap yakinkan pada diri anda kalau saat ini anda berada di kantor, bukan dirumah sendiri, lalu kembali ke meja teruskan pekerjaan.

5. Keluarlah sebentar dari ruangan kerja, lalu pandanglah pohon-pohon hijau di taman untuk menyegarkan mata. Jika pemandangan kantor anda jalan yang penuh dengan genangan air seperti di daerah kantor saya (P. Jayakarta), jangan buru-buru pergi, amat-amati, siapa tahu ada ikan lele nyasar, nah,,, tangkap deh, dijamin lupa dengan rasa kantuk yang tadi. He..he..

6. Putar musik kesukaan anda.
Musik yang anda sukai diyakini dapat meningkatkan kewaspadaan dan ketajaman otak anda. Apalagi jika musik yang anda putar berirama cadas dan diputar dengan volume yang sangat keras. Dijamin anda terbebas dari rasa kantuk, karena atasan anda langsung menghampiri dan memaki. Hi..hi..hilang ngantuknya datang omelannya.

Nah, semoga tip-tip ini bisa sedikit membantu mengusir rasa kantuk saat bekerja.


Kalau yang seperti ini rasanya kantuk dijamin terus menyerang. Kantor kosong, nggak ada teman, nggak ada pepohonan, air pam sering mati, warung kopipun memilih tutup karena kebanjiran. Maka tip-tip diatas bisa jadi pilihan. Tinggal disesuaikan dengan kebutuhan...

Selamat bekerja.. dan tetap semangat!!

Kamis, 14 Oktober 2010

JAKARTA OH JAKARTA

Diposting oleh missmayssu di Kamis, Oktober 14, 2010 13 komentar
...Ke Jakarta aku kan kembaliiiiii...walaupun apa yang kan terjadi....
Sepenggal syair Koes Plus menggambarkan diriku yang masih membangun pertahanan di ibu kota negara kita tercinta ini. Kenapa harus bertahan, sementara banyak duri-duri tajam yang kutemui disepanjang jalan yang kulalui..?
Entahlah, sepertinya kota Jakarta memang mempunyai daya magic yang begitu kuat, hingga tak mampu menggoyahkan kakiku untuk beranjak mencari rizki ditempat lain.

Kembali ke Jakarta berarti kembali menikmati kekerasan hidup. Dan hanya kesabaran yang dibutuhkan untuk menyeimbangkan ego manusia.
Jika ada pertanyaan dalam soal ujian Sekolah Dasar yang menanyakan kota atau daerah mana yang mempunyai penduduk paling sabar? Maka jawabnya adalah Jakarta.

Jakarta bisa merubah sikap dan temperament seseorang. Orang yang berhati lembut, bisa berubah menjadi kasar dan bersuara lantang. Orang yang penakut, bisa berubah menjadi sosok pemberani dan pemberontak.
Sebaliknya, orang yang egonya tinggi dan tidak sabaran, harus bisa berbagi dan menghormati orang lain karena keadaan yang memaksanya. Sabar dan mau mengikuti peraturan yang ada. 
Tak terkecuali saat menggunakan fasilitas umum seperti gambar di bawah ini. Dan pada kasus seperti ini pepatah jawapun berlaku, "Alon-alon asal kelakon", yang berarti "Pelan-pelan asal terlaksana tujuannya".



Ngantri Bus Trans Jakarta (Busway) saat jam pulang kerja, dikeremangan malam Jakarta.
Berani nyelak, resiko disorakin rame-rame.
Sabar,,,sabar... Nanti juga kebagian. Paling-paling cuma ngantri 2 (dua) jam saja kok, hehe...


Sabtu, 09 Oktober 2010

PLADU

Diposting oleh missmayssu di Sabtu, Oktober 09, 2010 6 komentar
   Bagi masyarakat di Kampoengku dan sekitarnya mungkin sudah tidak asing lagi dengan kata Pladu, tapi sebagian dari mereka juga masih belum tahu betul asal muasal Pladu, karena selama ini mereka menganggap Pladu adalah fenomena alam yang menguntungkan bagi mereka.
Pladu versi orang awam Kampoengku adalah datangnya hujan frontal setelah musim kemarau, sehingga membuat endapan lumpur sungai Bengawan Solo naik ke permukaan. Keadaan yang demikian membuat makhluk hidup yang ada di sungai kehilangan penglihatannya dan berenang tak tentu arah hingga ke permukaan sampai ke tepian sungai.

Pladu adalah saat yang sangat dinantikan oleh sebagian masyarakat yang bertempat tinggal di daerah sekitar aliran bengawan Solo. Mereka akan menyambut dengan suka cita karena ikan dan udang seolah menghampiri mereka dan menyerahkan diri untuk dipanen tanpa susah payah

Tapi tahukan mereka, bahwa Pladu adalah hasil dari perbuatan keji yang dilakukan oleh sebagian orang/oknum yang tidak bertanggung jawab, yang demi melancarkan kepentingannya pribadi mereka telah merusak ekosistem yang ada di dalam air sungai?

Menurut hasil investigasi, survey dan logika saya setelah cari tahu sana sini, Pladu memang awalnya terbentuk dari fenomena alam, yaitu datangnya hujan frontal seperti pengertian awam tadi, tetapi tidak sampai membuat ikan kehilangan penglihatannya. Curah hujan yang tinggi mengakibatkan debit air sungai meningkat ditambah dengan keruhnya air sungai kemudian dimanfaatkan oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab untuk membuang limbah industrinya ke sungai. Kandungan racun dari limbah cair pabrik yang  tidak diolah lebih dulu itulah yang menyebabkan kehancuran makhluk hidup air sungai. Bahkan limbah cair yang sudah diolah, sisa olahannyapun masih mengandung bahan beracun dan berbahaya seperti Merkuri (Hg), Timbal (Pb), Tembaga (Cu), Krom  (Cr), Seng (Zn) dan Nikel (Ni). Untuk kawasan aliran sungai bengawan Solo kadar racunnya mungkin tidak terlalu tinggi atau masih diambang batas, terbukti ikan ataupun udang tidak sampai mati, layaknya ikan yang terkena racun dengan kandungan Merkuri (Hg),  limbah yang berasal dari pabrik kertas (Pulp=bubur kertas).

Belum ada penelitian mengenai hal ini, racun apa yang terkandung dalam ikan Pladu ini. Namun jika ikan yang tercemar ini dikonsumsi terus menerus tentu saja akan berdampak yang tidak baik untuk kesehatan. Ikan yang tercemar oleh merkuri jika dikonsumsi oleh ibu hamil bisa merusak janin bahkan kematian. Pladu itu sendiri hanya terjadi kurang dari 10 kali dalam kurun waktu satu tahun.

Ternyata apa yang dianggap menguntungkan menurut masyarakat itu sebenarnya tidaklah benar. Karena selain merusak alam juga kelangsungan hidup ikan dan manusia itu sendiri.

Ikan sungai bengawan Solo memang berbeda dengan ikan air tawar lainnya, rasanya gurih, dan sangat jarang kita temui. Mungkin karena tidak mudah menangkapnya akibat derasnya arus sungai, kecuali jika musim kemarau. Ikan-ikan bengawan Solo antara lain, Jendil, Rengkik, Thengil, Badher dan Wader. Paling enak adalah ikan Jendil. Harga satu ekor ikan Jendil dengan panjang 15cm saja bisa setara dengan harga satu ekor ayam kampung.

Pulang kampung kemarin aku coba ke pasar cari ikan Jendil, tapi cuma dapet ikan Wader. Ikan Wader ini adalah baby fish dari ikan Badher.
Ikan Wader ini jika digoreng kering rasanya gurih dan renyah, dan bisa tahan untuk beberapa hari.




IndoBanner Exchanges

 

Rindu Kampoengku Copyright © 2010 Designed by Ipietoon Blogger Template Sponsored by Online Shop Vector by Artshare